Rabu, 30 September 2026
Ikuti Kami
Breaking
Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya Pertanian Regeneratif Jangan Berubah Menjadi Beban Baru bagi Petani Lalanglinggah Didorong Jadi Desa Wisata, Tantangannya Bukan Sekadar Menjual Potensi Ironi Negeri Kelapa: Impor Santan dari Singapura Tembus 27 Ribu Ton, Ada yang Salah dengan Hilirisasi? Survei MBG Terbelah: Publik Bukan Menolak Program, tetapi Menuntut Perbaikan Studi Tiru ke P4S Asri Farm, Petani Pronojiwo Bidik Pengembangan P4S di Wilayahnya

Agri Indonesia News

Agribisnis

KPD Meriahkan Jelajah Kebun Dapur Parlimen Kota Marudu, Dorong Pengembangan Industri Pertanian Desa

Redaksi Redaksi • 06 Aug 2026 • 14 • 0 • 3 menit
KPD Meriahkan Jelajah Kebun Dapur Parlimen Kota Marudu, Dorong Pengembangan Industri Pertanian Desa

KOTA MARUDU, SABAH – Korporasi Pembangunan Desa (KPD) turut memeriahkan Program Jelajah Kebun Dapur Parlimen Kota Marudu dengan menghadirkan booth pameran dan penjualan produk pertanian. Kegiatan ini menjadi sarana memperkenalkan berbagai produk unggulan sekaligus inisiatif pembangunan industri berbasis pertanian kepada masyarakat.

Booth KPD mendapat kunjungan dari Menteri Pertanian, Perikanan dan Industri Makanan Sabah (MAFFI), Datuk Jamawi Jaafar. Dalam kunjungannya, beliau meninjau berbagai produk unggulan KPD serta berdialog dengan jajaran KPD dan para pengunjung.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat dapat melihat sekaligus membeli berbagai produk berkualitas, di antaranya madu kelulut, madu tropis, madu potiukan, jamur tiram, anak ayam kampung, serta berbagai produk pertanian dan paket inisiatif Kebun Dapur.

Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya jumlah pengunjung yang datang untuk memperoleh informasi, mencicipi produk, hingga melakukan pembelian di booth KPD. Hal ini menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap produk pertanian lokal dan program pengembangan sektor agromakanan.

KPD menyampaikan apresiasi kepada MAFFI, panitia penyelenggara, seluruh instansi yang terlibat, serta masyarakat yang telah mendukung dan memeriahkan kegiatan tersebut. Melalui kolaborasi seperti ini, KPD berharap pembangunan industri pertanian berbasis desa semakin kuat, mampu meningkatkan ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan di Sabah.

KPD terus berkomitmen mengembangkan industri pertanian desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan sektor agromakanan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.(Mys/red)

Redaksi
Penulis

Redaksi

Jurnalis senior AGRI INDONESIA NEWS yang fokus meliput kebijakan pertanian dan ketahanan pangan nasional selama lebih dari 8 tahun.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!